NYANYANG KURNIA SANUSI. A.KS.,M.IP
KEPALA DESA SINDANGLAYA
PEMERINTAH DESA SINDANGLAYA KEC. CIPANAS
Destana Sindanglaya, komunitas tangguh yang membangun kesadaran, kesiapsiagaan, dan kemandirian warga dalam menghadapi bencana.
dibentuk Pada Tanggal 23 Desember Tahun 2023 yang bertempat di Aula Desa Sindanglaya Kecamatan Cipanas Kabupaten Cianjur. Pembentukan DESTANA Sindanglaya dibentuk didasarkan pada Perka BNPB No. 1 Tahun 2012 dan Permendesa PDTT Nomor 16 Tahun 2018 serta Perbup Cianjur Nomor 125 Tahun 2021.
DESA/KELURAHAN TANGGUH BENCANA ADALAH DESA/KELURAHAN YANG MEMILIKI KEMAMPUAN MANDIRI UNTUK BERADAPTASI DAN MENGHADAPI ANCAMAN BENCANA, SERTA MEMULIHKAN DIRI DENGAN SEGERA DARI DAMPAK BENCANA YANG MERUGIKAN, JIKA TERKENA BENCANA .
Destana Sindanglaya terdiri dari tim yang solid dan terlatih, siap siaga dalam pencegahan, penanganan, serta pengurangan risiko bencana. Bersama, kami menjadi garda terdepan untuk ketangguhan desa.
Destana Sindanglaya terdiri dari tim yang solid dan terlatih, siap siaga dalam pencegahan, penanganan, serta pengurangan risiko bencana. Bersama, kami menjadi garda terdepan untuk ketangguhan desa.
“Siaga bukan formalitas. Jawa Barat Siaga bersama DESTANA Sindanglaya Kecamatan Cipanas membuktikan kesiapsiagaan adalah tindakan nyata, bukan sekadar simbol.”
DESTANA Sindanglaya mengajak seluruh masyarakat Desa Sindanglaya untuk tidak mudah percaya informasi palsu atau hoax seputar bencana. Dalam semangat Jawa Barat Siaga, mari kita bersama-sama menjadi warga yang cerdas, tangguh, dan siap menghadapi bencana dengan informasi yang benar.
Desa Sindanglaya memiliki sebuah Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) yang berlokasi strategis di depan halaman kantor desa. Poskesdes ini didirikan sebagai pusat pelayanan kesehatan dasar masyarakat, dengan tujuan mempermudah akses warga terhadap layanan kesehatan tanpa harus pergi jauh ke puskesmas atau rumah sakit. Letaknya yang berdekatan dengan kantor desa juga memudahkan koordinasi dan dukungan dari pemerintah desa dalam pelaksanaan kegiatan kesehatan sehari-hari.
Poskesdes Desa Sindanglaya memberikan pelayanan selama 24 jam penuh, sesuai dengan informasi yang terpampang pada banner resmi di depan gedung Poskesdes. Hal ini menunjukkan komitmen desa dalam memberikan pelayanan kesehatan yang cepat, responsif, dan mudah dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat. Dengan keberadaan Poskesdes ini, diharapkan kebutuhan dasar kesehatan masyarakat dapat terpenuhi, mulai dari pelayanan ibu dan anak, pertolongan pertama, hingga rujukan ke fasilitas kesehatan tingkat lanjut jika diperlukan.
Desa Sindanglaya memiliki sebuah Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) yang berlokasi strategis di depan halaman kantor desa. Poskesdes ini didirikan sebagai pusat pelayanan kesehatan dasar masyarakat, dengan tujuan mempermudah akses warga terhadap layanan kesehatan tanpa harus pergi jauh ke puskesmas atau rumah sakit. Letaknya yang berdekatan dengan kantor desa juga memudahkan koordinasi dan dukungan dari pemerintah desa dalam pelaksanaan kegiatan kesehatan sehari-hari.
Pemerintah Desa Sindanglaya bersama Tim Destana (Desa Tangguh Bencana) melaksanakan kegiatan gotong royong sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan dan kesiapsiagaan lingkungan desa. Kegiatan ini berlangsung di beberapa titik rawan banjir dan longsor, serta area fasilitas umum yang membutuhkan perawatan.
Kegiatan yang melibatkan aparat desa, relawan Destana, dan masyarakat ini difokuskan pada pembersihan saluran air, penebangan pohon yang rawan tumbang, serta perbaikan jalan desa yang rusak. Kepala Desa Sindanglaya menyampaikan bahwa gotong royong ini bukan hanya soal kebersihan fisik, tetapi juga membangun kesadaran kolektif warga terhadap pentingnya mitigasi bencana sejak dini.
Pemerintah Desa (Pemdes) Sindangalya terus berinovasi dalam menghadirkan solusi energi yang ramah lingkungan. Salah satu upaya yang telah dilakukan adalah dengan memanfaatkan biogas sebagai sumber energi alternatif untuk masyarakat desa.
Biogas yang dikembangkan di Desa Sindangalya berasal dari pengolahan limbah organik, terutama kotoran ternak. Melalui proses fermentasi, limbah tersebut diubah menjadi gas yang dapat digunakan untuk kebutuhan memasak dan penerangan.